Mahasiswa Tersangka Penipuan Tiket Coldplay Klaim Pernah Retas Maskapai

Jakarta – Polres Metro Depok menangkap pria bernama Dharma Sakti (25), yang terlibat penipuan jual beli tiket Coldplay di Jakarta sebesar Rp 13 juta. Dharma, yang berstatus mahasiswa, mengklaim juga pernah meretas situs maskapai penerbangan.
“(Awalnya) saya mencoba melakukan peretasan di semua situs yang menjual tiket konser. (Hacker) bisa jadi,” kata Dharma di Polres Metro Depok, Jumat (24/11/2023).

“(Hacker) apa pun. (Pernah retas situs) Emirates Airlines, PayPal balance to Paypal,” tuturnya.

Dharma mengaku awalnya hanya coba-coba melakukan peretasan. Dia kemudian bisa masuk ke situs penjualan tiket Coldplay.

“Untuk menjelaskan kronologi yang ada itu jelas, itu kan sudah lama sekali. Intinya ya saya mencoba melakukan, masuk ke dalam situs yang menjual tiket konser tersebut dengan bahan-bahan yang saya punya dan keahlian yang saya bisa,” ucapnya.

“Ya karena saya sudah mencoba yang trip sebelumnya di bukit Djalil, saya sudah loloskan sempat berhasil, mungkin nggak berlaku untuk yang ini,” tambahnya.

Kronologi Penipuan Tiket Coldplay
Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi mengatakan kronologi kejadian ini mulanya korban melapor pada Kamis (16/11) ke Polres Metro Depok. Awalnya, korban mencari tiket Coldplay dan melihat story Instagram saksi berinisial G.

Lalu, korban tertarik dan langsung diundang untuk masuk ke grup WhatsApp yang berisikan tiga anggota, termasuk pelaku DS, RT, dan G. Korban merasa tertarik dan membeli empat tiket terdiri atas 2 kategori CAT 3 dan 2 kategori CAT 6 kepada pelaku DS.

“Selanjutnya, korban transferkan uang senilai Rp 7,1 juta ke rekening G. Kemudian tiba-tiba Tersangka menginformasikan bahwa tiket kategori CAT 6 habis dan Tersangka menawarkan tiket kategori CAT 3 kepada korban,” kata Made dalam keterangannya, Kamis (6/11).

RT pun berminat menambah biaya sebesar Rp 5,9 juta dengan mentransfer ke rekening DS. DS kemudian mengirimkan kode booking pemesanan e-ticket kategori CAT 3 dan CAT 5 ke RT, tapi tak kunjung mendapatkan tiket tersebut.

“Tersangka tidak merespons komunikasi lagi dengan korban. Akibat kejadian tersebut, korban merasa telah ditipu. Selanjutnya, melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Resor Metro Depok,” tuturnya. https://cingengkali.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*