Jelang Akhir 2023, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (22/12/2023), IHSG ditutup di posisi 6.7237,5. Posisi tersebut adalah yang tertinggi sejak 15 September 2022 atau lebih dari 15 bulan. Pada Jumat lalu, IHSG menguat 0,39% sehari dan menanjak 0,65% sepekan. Dengan demikian, IHSG sudah menguat selama delapan pekan beruntun.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,52 triliun dalam sepekan. Volume perdagangan pekan lalu mencapai 89,1miliar dengan turn over menyentuh Rp 47,4 triliun.

Adapun pekan ini menjadi minggu terakhir bagi pelaku pasar keuangan domestik melakukan transaksi sebelum libur akhir tahun. Sepanjang satu pekan ke depan, tidak ada agenda dan data besar yang akan keluar baik dari Indonesia atau luar negeri.

Sejumlah sentimen baik lokal atau internasional akan tetap mewarnai pasar keuangan Indonesia sepekan ini. 

Berikut rekomendasi saham yang menarik untuk dicermati hari ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI

BBNI berpotensi mid band indikator bollinger band dengan target penguatan ke area classic resistance, di mana hal ini didukung oleh stochastic yang baru saja keluar dari area oversold. Saat ini, BBNI memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 9.6x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di bawah Mean PE standar deviasi selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 15.8x.

Buy: 5250
Take Profit: 5425
Stop Loss: 5150

Transaksi Saham BBNI di Sini!

PT Bumi Serpong Damai Tbk atau BSDE

BSDE sedang membentuk candle bullish hammer di atas garis MA 20 dan berpeluang melanjutkan kenaikan, dimana hal ini didukung oleh indikator MACD yang masih bergerak di area positif. Saat ini, BSDE memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 6.8x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di dekat -1 PE standar deviasi selama tiga tahun terakhir, yaitu sebesar 8.1x.

Buy: 1060
Take Profit: 1090
Stop Loss: 1040

Transaksi Saham BSDE di Sini!

PT AKR Corporindo Tbk atau AKRA

AKRA berpotensi menguat kembali dari garis MA 5 untuk menguji area resistance yang lebih tinggi, di mana hal ini didukung oleh indikator MACD yang baru saja bergerak ke area positif. Saat ini, AKRA memiliki rasio Price Earnings (PE) sebesar 11.4x yang menunjukkan posisi valuasi undervalue, karena berada di bawah Mean PE standar deviasi selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 14.6x.

Buy: 1450
Take Profit: 1500
Stop Loss: 1410 https://gorenganpedas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*